Kamis, 21 Desember 2017


houston mesothelioma lawyers mesothelioma attorneys los angeles malignant mesothelioma pleural rate survival delaware mesothelioma lawyers asbestos attorneys philadelphia missouri mesothelioma lawyers mesothelioma lawyers houston asbestos lawyers los angeles illinois mesothelioma lawyers houston mesothelioma attorney colorado mesothelioma lawyers mesothelioma attorneys san diego georgia mesothelioma lawyer asbestos law suits mesothelioma attorneys california california mesothelioma attorneys detroit personal injury attorney student loan consilidation fort worth dwi lawyer tennessee mesothelioma lawyer diffuse malignant pleural mesothelioma irs debt attorney applied foundation mesothelioma research dallas dwi lawyers oklahoma city personal injury attorney mesothelioma lawyers california hawaii car accident lawyer houston dwi attorney mesothelioma applied research foundation houston mesothelioma mesothelioma houston michigan personal injury lawyer ca car donations car donations ca california mesothelioma lawyers wrongful death attorney los angeles illinois mesothelioma attorney dui attorneys los angeles los angeles dui attorneys college student loan consolidation mesothelioma washington attorney washington mesothelioma attorney mesothelioma attorney ohio ohio mesothelioma attorney georgia mesothelioma lawyers colorado mesothelioma attorneys asbestos law firm oklahoma personal injury attorney colorado accident lawyers michigan personal injury attorney

Kredit Usaha Kecil Tanpa Jaminan Untuk Modal Usaha

Tags

Kredit Usaha Kecil Tanpa Jaminan Untuk Modal Usaha

Modal bisa jadi kendala bagi beberapa orang yang hendak memulai usaha. Tabungan yang tidak mencukupi untuk mengawali usaha kadang akan membuat usaha yang telah direncanakan tersebut batal dijalankan. Solusi yang bisa kita lakukan adalah mengajukan pinjaman dana pada lembaga peminjaman, seperti bank, koperasi, pegadaian hingga lembaga online. Akan tetapi, sebagian besar layanan pinjaman ini masih mengharuskan kita untuk memberi agunan atau jaminan. Termasuk di antaranya adalah surat-surat atau barang-barang berharga. Contohnya adalah kendaraan bermotor, barang elektronik hingga BPKB ataupun sertifikat tanah. Barang yang dijadikan jaminan akan memberi rasa aman pada pihak pemberi pinjaman apabila peminjam tidak dapat melunasi pinjaman tersebut.

Memberi agunan tentu bukan tanpa resiko. Apalagi mengingat kondisi ekonomi di Indonesia yang terbilang kurang stabil, pemberian agunan bisa dikatakan akan memberatkan. Pengusaha kecil atau mereka yang baru memulai biasanya akan mencari kredit usaha kecil tanpa jaminan sehingga dapat merasa aman serta tenang dalam meminjam dana.

Banyak lembaga keuangan yang memberi pinjaman tanpa disertai agunan atau jaminan. Berikut adalah beberapa di antaranya.
  1. Pertama ada koperasi. Meminjam uang di koperasi terutama jauh lebih mana serta syaratnya mudah. Selain itu, prosesnya juga terbilang cepat. Kita harus terdaftar sebagai anggota koperasi terlebih dahulu sebelum bisa mengajukan pinjaman dana. Koperasi juga akan memberi keuntungan dalam bentuk SHU atau Sisa Hasil Usaha tiap akhir tahun. Makin besar jumlah pinjaman, maka akan makin banyak juga SHU yang akan kita dapatkan.
  2. Kedua ada Kredit Tanpa Agunan atau KTA yang biasa disediakan oleh lembaga perbankan. Sesuai namanya, pengajuan kredit jenis ini tidak akan dikenakan agunan atau jaminan dalam bentuk apapun. Proses pengajuannya juga mudah serta cepat. Bahkan ada yang proses pengajuannya hanya berlangsung satu hari saja. Untuk proses pembayarannya nanti akan menggunakan kartu kredit. Pastikan pinjaman ini tepat sasaran serta sesuai keinginan agar kebutuhan usaha bisa terpenuhi dan pinjaman bisa dilunasi tepat waktu.
  3. Ketiga ada Kredit Usaha Rakyat atau KUR. Pinjaman dana satu ini juga bisa didapat di bank lokal yang telah ditunjuk pemerintah. KUR termasuk program pemerintah yang akan membantu dalam memberikan modal pada usaha kecil menengah dan syaratnya mudah. Kredit satu ini akan membantu usaha rakyat agar semakin berkembang terutama di wilayah pedesaan.
Banyak cara yang bisa dilakukan guna mendapat pinjaman yang syaratnya mudah. Salah satunya adalah mengajukan pinjaman lewat program yang diadakan pemerintah. Pemerintah telah mengadakan banyak program pinjaman guna mendukung pertumbuhan ekonomi di dalam negeri. Supaya bisa mengikuti program ini, ada langkah-langkah tertentu yang harus kita ikuti.
  1. Mulailah dari membuat proposal usaha yang menarik. Gambarkan usaha yang hendak kia bangun dan kembangkan serta potensinya di masa yang akan datang. Semakin menjanjikan usaha tersebut, maka akan semakin besar juga kemungkinan pemerintah akan mengucurkan dana untuk membiayainya melalui pinjaman.
  2. Kedua, rajin-rajinlah dalam membuka situs pemerintah, di antaranya adalah situs Kementerian Perdagangan, Kemeterian Perindustrian, Kementerian Koperasi dan UKM. Informasi seputar pembiayaan usaha biasanya akan tertera di sana.
  3. Ajukan pinjaman tanpa jaminan melalui program KUR di bank-bank lokal yang telah ditunjuk pemerintah.
Seiring berkembangnya teknologi, kini juga sudah tersedia pinjaman tanpa agunan secara online. Cara ini juga bisa menjadi alternatif untuk kita dalam mendapatkan pinjaman secara cepat dan mudah. Dengan mengajukan pinjaman online, ada banyak keuntungan yang kita dapatkan. Di antaranya ialah proses cepat dan juga tanpa ada agunan sama sekali. Yang kita perlukan hanya mengakses situs pemberi pinjaman online dan mengisi form pinjaman secara lengkap serta valid. Setelah itu tunggu beberapa saat hingga pengajuan pinjaman disetujui. Dibutuhkan setidaknya waktu hingga 24 jam sampai pinjaman disetujui. Dana akan segera cair dan ditransfer ke rekening bank kita.

Pinjaman online langsung cair serta tanpa jaminan ini adalah solusi tepat bagi kita yang tengah menjalankan usaha online. Kita bebas mengajukan besaran dana yang hendak dipinjam dan juga waktu jatuh temponya. Pada situs pinjaman dana online juga tersedia kalkulator pinjaman tanpa agunan yang akan menghitung besarnya pinjaman yang harus kita bayarkan. Kelebihan lain dari meminjam uang secara online ini adalah proses pengembaliannya cukup mudah. Kita bisa mengangsur pengembalian lewat ATM, mobile banking atau internet banking. Jangan lupa untuk membayar tagihan secara tepat waktu agar terhindar dari tambahan biaya yang dibebankan.

Sebelum mengajukan pinjaman uang bank tanpa jaminan, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan. Termasuk di antaranya adalah bunga yang akan dibebankan pada kita sebagai peminjam. Bunga untuk kredit tanpa jaminan ini biasanya akan lebih tinggi dibanding pinjaman konvensional. Selain itu, jumlah dana yang dapat dipinjam akan lebih terbatas serta tidak sebesar pinjaman konvensional. Jatuh tempo pengembalian akan lebih singkat dan akan ada tambahan biaya apabila kita terlambat dalam mengembalikan pinjaman.

Selain itu, ada juga beberapa tips yang dapat kita perhatikan dalam mengajukan pinjaman. Seringkali orang berpikir bahwa mengajukan pinjaman tanpa agunan tidak akan memiliki resiko sama sekali. Tentu ini adalah anggapan yang salah karena pinjaman tanpa jaminan sekalipun dapat bermasalah, terutama apabila kita tidak mengelolanya secara baik.
  1. Dalam mengajukan pinjaman, perhitungkan baik-baik jumlah uang yang kita butuhkan. Jangan meminjam melebihi kebutuhan karena akan menyulitkan kita dalam mengembalikannya nanti. Jangan juga meminjam kurang dari kebutuhan karena tujuan kita dalam meminjam nantinya tidak akan berjalan maksimal.
  2. Pilih jasa pinjaman yang nyaman serta aman. Misalnya adalah meminjam pada bank di mana kita memiliki rekening di sana. Hal ini sekaligus akan memudahkan pihak bank dalam mengecek sejarah transaksi kita sehingga akan memperbesar kemungkinan pinjaman disetujui. Bisa juga kita memilih lembaga peminjaman yang dekat dengan tempat tinggal atau memberikan penawaran terbaik.
  3. Bandingkan aneka layanan jasa pinjaman yang ada sekarang ini. Sebelum memutuskan hendak mengajukan pinjaman di jasa yang mana, akan lebih baik apabila kita melakukan survey terlebih dahulu dan menentukan mana yang terbaik. Ketahui info serta latar belakang lembaga peminjaman uang dengan membuka website resminya.
  4. Pahami syarat serta ketentuan peminjaman uang, termasuk dokumen yang harus dilengkapi, waktu jatuh tempo, bunga hingga biaya-biaya lainnya. Ini penting agar kita tahu bagaimana cara pengajuan pinjaman serta ketentuan pengembalian serta denda yang dikenakan apabila terlambat mengembalikan dana.
  5. Jika pengajuan pinjaman ditolak, jangan dulu putus asa karena kita masih bisa mencoba di lembaga peminjaman yang lain.
  6. Selalu ingat untuk mengangsur pengembalian pinjaman secara tepat waktu agar kita terhindari dari denda atau biaya tambahan. Selain itu, melunasi pinjaman tepat waktu juga akan membuat kita merasa lebih tenang dan nyaman ke depannya. 


EmoticonEmoticon