Jumat, 17 November 2017

Napak Tilas Kontribusi ASTRA Selama 60 Tahun untuk Indonesia

Tags

Dengan menjunjung tinggi Catur Dharma sebagai filosofi, ASTRA berhasil mempertahankan reputasi selama 60 tahun. Perusahaan perdagangan umum yang berdiri sejak 1957 ini pada mulanya bernama PT Astra International Inc., lalu berganti menjadi PT Astra International Tbk pada 1990. Selama setengah abad lebih, ASTRA jadi salah satu saksi bisu perkembangan ekonomi Indonesia. Dari beberapa tahun setelah Indonesia merdeka hingga menjadi salah satu negara berkembang yang diperhatikan dunia.

Napak Tilas Kontribusi ASTRA Selama 60 Tahun untuk Indonesia
Sumber Foto: astra.co.id

Perkembangan ASTRA di berbagai bidang

ASTRA yang merayakan hari jadinya yang ke-60 pada Februari 2017 silam awalnya hanya memiliki empat karyawan. Namun, berkat ketekunan, pemberian layanan terbaik, dan konsistensi dalam dunia ekonomi, ASTRA sukses mengembangkan diri dengan 221.046 karyawan (Desember 2015) dengan 198 perusahaan Grup Astra yang tersebar di berbagai wilayah. Laba yang didapatkan perusahaan ini pun sudah mencapai Rp14.446 triliun.

Selama ini, masyarakat Indonesia merujuk ASTRA ke kendaraan—baik mobil maupun sepeda motor. Hal tersebut memang tak sepenuhnya salah, tetapi keuntungan triliunan rupiah yang diraup ASTRA diperoleh dari berbagai bidang. Setidaknya ada tujuh bidang yang dikelola ASTRA dengan setiap bidang yang akan memberikan kontribusi berbeda. Hal ini pun ditujukan buat meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat Indonesia, sesuai dengan poin kesatu Catur Dharma dari ASTRA, yaitu Menjadi milik yang bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Napak Tilas Kontribusi ASTRA Selama 60 Tahun untuk Indonesia
Sumber Foto: astra.co.id

Jatuh bangun ASTRA dalam dunia bisnis

Selalu berinovasi merupakan satu dari sekian kunci sukses yang diterapkan PT Astra International Tbk. Ketika ASTRA membuat inovasi maupun menciptakan bidang usaha anyar, akan ada penyesuaian yang menyangkut potensi serta kebutuhan di Indonesia. Sebut saja sektor bisnis, pelayanan, hingga kontribusi yang terdapat di dalamnya. Namun, ASTRA tak selamanya sukses dalam mengelola bisnis. Perusahaan ini juga tidak terlepas dari pengalaman-pengalaman pahit.

Salah satunya ialah saat ASTRA mendirikan PT Bank Summa yang bertujuan untuk memperluas usaha supaya ASTRA semakin melanglang buana di Indonesia. Sayangnya, ASTRA, di tengah jalan, membuat kesalahan dalam sistematika usaha, yakni pemegang bank bukan yang ahli dalam perbankan. Pada saat itu, Bank Summa mendapat dukungan pinjaman dan memanfaatkan saham dari ASTRA. Lambat laun, Bank Summa malah terjerat tumpukan utang, sehingga mereka mau tak mau menjual saham-saham dari ASTRA.

Kegagalan tersebut tak lantas membuat ASTRA patah arang. Mereka menggunakan pengalaman pahit sebagai pembelajaran. Lalu, ASTRA menerapkan tata pengelolaan struktur perusahaan bernama Good Coporate Citizen (CGG). Struktur ini terdiri atas tiga jenis, antara lain Astra Code of Conduct, Astra Board Manuals, serta Astra Management System (sistem manajeman yang menyerupai ISO). Tentunya struktur ini pun memuat nilai-nilai Catur Dharma sebagai filosofi ASTRA.

Sumber Foto: astra.co.id

Menjalin hubungan baik dengan pelanggan

Seperti yang telah disinggung, kendaraan menjadi produk yang paling menonjol dari ASTRA. Pada 2015 lalu, perusahaan ini bahkan menerima penghargaan Top Brand Award 2015. Selain itu, untuk kategori kendaraan roda empat, ada Astra Daihatsu Motor yang berhasil mencapai tingkat produksi sampai 4 juta unit. Peningkatan signifikan bukan hanya bukti ASTRA mampu menjaga dan mengembangkan kualitas produk, tetapi juga kepercayaan atau kredibilitas dari pelanggan—baik yang loyal maupun baru.

Sumber Foto: astra.co.id

ASTRA sadar pelanggan adalah segalanya. Tanpa mereka, perusahaan tersebut tidak akan bisa sebesar sekarang. Maka, ASTRA seoptimal mungkin menjalin komunikasi yang baik dengan pelanggan. Setiap pujian, keluhan, saran, dan kritik dijadikan sebagai motivasi oleh ASTRA untuk menjadi lebih baik. Maka tak heran bila pada 2015 jumlah komplain yang diterima ASTRA menurun dibandingkan 2014. Hal ini tak terlepas dari kecanggihan, kelengkapan teknologi, hingga SDM yang kompeten di bidangnya.

Untuk SDM, misalnya, ASTRA memegang kriteria Competence and Character, sehingga karyawan yang mereka dapatkan memenuhi kualifikasi—mempunyai kompetinsi tinggi serta karakter yang memberikan kontribusi terhadap perusahaan setelah melewati rangkaian tes. Tak hanya itu, ASTRA pun memberikan pelatihan atau training kepada SDM agar potensi yang mereka miliki semakin berkembang. Apalagi nanti mereka akan berhadapan dengan MEA atau Masyaratak Ekonomi ASEAN. Kualitas SDM yang baik dan kompeten akan semakin menguatkan Catur Dharma yang dijunjung ASTRA.

Sejumlah prestasi yang sudah ditorehkan ASTRA

Dari pemaparan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa ASTRA memang layak disebut perusahaan andal dengan produk dan layanan tepercaya. Lantas, apa saja kontribusi yang sejauh ini telah ASTRA berikan untuk Indonesia? Pertanyaan ini serta-merta terjawab dalam 2016 Event Hightlight. ASTRA, pada usianya yang telah melampaui separuh abad, malah semakin kuat dan profesional. Sejumlah prestasi pun mereka torehkan untuk mengukuhkan eksistensinya.

Sumber Foto: astra.co.id

Sepanjang 2016 lalu, ASTRA memperlihatkan kontribusi penting bagi Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi-misi serta filosofi ASTRA yang ingin tampil sebagai perusahaan unggul tanpa meninggalkan layanan terbaik untuk pelanggannya. Kerja keras dan kemauan ASTRA untuk mengikuti perkembangan zaman sekaligus tetap mempertahankan visi-misi maupun filosofinya membuahkan hasil yang manis.

PT Astra International Tbk sejauh ini telah mengimplementasikan pondasi perusahaan dalam kategori yang sangat baik. Pengelolaan SDM, layanan, dan produk ASTRA mampu bersaing di tengah kompetisi bisnis yang semakin ketat. Jika ASTRA tidak mampu mempertahankan atau meningkatkan kualitasnya, mungkin saja mereka sudah gulung tikar sejak beberapa tahun silam. Namun, bila ASTRA bisa membuat perusahannya semakin membaik, bukan tidak mungkin pada 2020 nanti mereka akan menjadi salah satu perusahaan yang dibanggakan bangsa dengan filosofi Catur Dharma yang mengakar kuat.


EmoticonEmoticon