Kamis, 08 September 2016


houston mesothelioma lawyers mesothelioma attorneys los angeles malignant mesothelioma pleural rate survival delaware mesothelioma lawyers asbestos attorneys philadelphia missouri mesothelioma lawyers mesothelioma lawyers houston asbestos lawyers los angeles illinois mesothelioma lawyers houston mesothelioma attorney colorado mesothelioma lawyers mesothelioma attorneys san diego georgia mesothelioma lawyer asbestos law suits mesothelioma attorneys california california mesothelioma attorneys detroit personal injury attorney student loan consilidation fort worth dwi lawyer tennessee mesothelioma lawyer diffuse malignant pleural mesothelioma irs debt attorney applied foundation mesothelioma research dallas dwi lawyers oklahoma city personal injury attorney mesothelioma lawyers california hawaii car accident lawyer houston dwi attorney mesothelioma applied research foundation houston mesothelioma mesothelioma houston michigan personal injury lawyer ca car donations car donations ca california mesothelioma lawyers wrongful death attorney los angeles illinois mesothelioma attorney dui attorneys los angeles los angeles dui attorneys college student loan consolidation mesothelioma washington attorney washington mesothelioma attorney mesothelioma attorney ohio ohio mesothelioma attorney georgia mesothelioma lawyers colorado mesothelioma attorneys asbestos law firm oklahoma personal injury attorney colorado accident lawyers michigan personal injury attorney

Drama Penculikan Mahasiswi Unsoed Purwokerto

Sofia Nuratalina
Tepatnya kemarin sore tanggal 7 september 2016, kota purwokerto digegerkan oleh kasus penculikan salah satu mahasiswi unsoed yang bernama Sofia Nuratalina. Menurut berita yang beredar di media sosial, mahasiswi fakultas kedokteran ini disekap dan dibawa oleh segerombolan penculik pada saat sedang berada di tempat fotokopi depan gerbang Fakultas Kedokteran Unsoed. Mobil Brio Merah dengan Plat R 9243 BK milik korban juga dibawa oleh pelaku penculikan. 

Sontak dengan adanya berita itu, warga purwokerto bahu-membahu menyebarkan informasi mengenai kasus penculikan tersebut, baik dari facebook, twitter, instagram, whatsapp, BBM dan media sosial lainnya. Bahkan akun media sosial milik Polres Banyumas, Polres Cilacap dan Polres Ciamis serta akun polres lainnya ikut serta menyebarkan informasi penculikan ini. Peranan media sosial dalam hal ini sangatlah penting, guna mempercepat penangkapan terhadap para penculik. 




Drama penculikan akhirnya berakhir kurang dari 12 jam. Sofia Nuratalina berhasil diselamatkan beserta dengan barang bukti mobil brio merah serta 1 pelaku penculikan yang berhasil ditangkap. Kasus penculikan ini bermotif kriminal dengan sistem random (acak) dalam memilih korbannya. Tentu dengan memanfaatkan kelengahan dari korban. Konon para pelaku meminta tebusan 60 juta kepada keluarga korban. Tak segan-segan, para pelaku juga melakukan tindakan kekerasan kepada korban. Berdasarkan informasi dari Kapolres Banyumas, para pelaku terdiri 4 orang dimana salah satunya merupakan residivis. Tiga pelaku yang berhasil kabur masih dalam proses penangkapan oleh pihak kepolisian. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi di purwokerto Aamiin.

pelaku


EmoticonEmoticon