Sabtu, 28 November 2015


houston mesothelioma lawyers mesothelioma attorneys los angeles malignant mesothelioma pleural rate survival delaware mesothelioma lawyers asbestos attorneys philadelphia missouri mesothelioma lawyers mesothelioma lawyers houston asbestos lawyers los angeles illinois mesothelioma lawyers houston mesothelioma attorney colorado mesothelioma lawyers mesothelioma attorneys san diego georgia mesothelioma lawyer asbestos law suits mesothelioma attorneys california california mesothelioma attorneys detroit personal injury attorney student loan consilidation fort worth dwi lawyer tennessee mesothelioma lawyer diffuse malignant pleural mesothelioma irs debt attorney applied foundation mesothelioma research dallas dwi lawyers oklahoma city personal injury attorney mesothelioma lawyers california hawaii car accident lawyer houston dwi attorney mesothelioma applied research foundation houston mesothelioma mesothelioma houston michigan personal injury lawyer ca car donations car donations ca california mesothelioma lawyers wrongful death attorney los angeles illinois mesothelioma attorney dui attorneys los angeles los angeles dui attorneys college student loan consolidation mesothelioma washington attorney washington mesothelioma attorney mesothelioma attorney ohio ohio mesothelioma attorney georgia mesothelioma lawyers colorado mesothelioma attorneys asbestos law firm oklahoma personal injury attorney colorado accident lawyers michigan personal injury attorney

Teknologi Li-Fi, 100 Kali Lebih Cepat Dari Wi-Fi

Tags

Ketika teknologi nirkabel (tanpa kabel) seperti Wi-Fi saat ini sudah banyak digunakan oleh orang-orang, muncul teknologi baru yang konon katanya bisa 100 lebih cepat dari teknologi Wi-Fi. Teknologi ini bernama Li-Fi. 

Baru-baru ini teknologi Li-Fi sudah diuji di luar laboratorium dan menunjukkan hasil yang memuaskan. Velmenni, sebagai salah satu finalis dalam kompetisi startup slush 100 di Helsinki. Mereka menggunakan teknologi lifi dan mengujicobakan teknologi tersebut di Tallinn, Estoria. Hasilnya sungguh tidak terduga, kecepatan yang diperoleh mencapai kecepatan 100GBps atau 100 lebih cepat dari Wi-Fi yang hanya meiliki kecepatan maksimum 600 MBps. 

Bayangkan saja, apa yang akan kalian lakukan jika memiliki kecepatan 100GBps. Tentu film, ataupun software bisa kalian download dengan hanya hitungan detik. Namun kemungkinan teknologi Li-Fi baru akan dipakai oleh publik sekitar 3-4 tahun lagi. Yang lebih uniknya lagi, lampu LED bisa digunakan sebagai pemancar koneksi internet untuk menggunakan teknologi Li-Fi. Teknologi Li-Fi sendiri sebelumnya ditemukan oleh Profesor Harald Haas dari University of Ediburgh, ia memulai penelitian teknologi ini dari tahun 2011 lalu. Ia menjelaskan bahwa teknologi Li-Fi dapat diterapkan dalam lampu LED dan dapat menggantikan teknologi Wi-Fi yang ada saat ini. Ia juga menambahkan bahwa infrastruktur yang ada saat ini sudah bisa diintegrasikan dengan teknologi Li-Fi.

Semoga saja jika teknologi Li-Fi benar-benar akan diterapkan, maka tidak ada kendala buat lagi bagi para pengguna untuk mendapatkan akses internet walaupun cuaca buruk. 


EmoticonEmoticon