Doa Niat Puasa Ramadhan 1436 Hijriah

Tepat tanggal 18 juni 2015, umat muslim di Indonesia bersama-sama menjalankan ibadah puasa ramadhan 1436 Hijriah. Untuk tahun ini baik dari pemerintah maupun ormas-ormas besar lainnya seperti NU dan Muhammadiyah secara serempak mengawali puasa ramadhan pada tanggal 18 Juni 2015. 

Berkaitan dengan puasa ramadhan, kali ini saya akan membagikan Doa Niat Puasa Ramadhan kepada para pembaca sekalian. Ini hanya sebagai pengingat saja, barangkali ada yang lupa tentang bacaan doa niat puasa ramadhan. Namun sebelumnya yang harus kalian tahu, niat puasa dilakukan pada malam hari sebelum masuk waktu shubuh. Ya! Tabyitunniyah, atau memabitkan niat. Artinya, seseorang sudah harus berniat di malam harinya bahwa besoknya dirinya akan melaksanakan puasa.


Tabyitunniyyah hanya berlaku pada puasa wajib saja, seperti puasa Ramadhan, puasa nadzar, puasa qadha’ dan puasa kaffarah saja. Sedangkan puasa-puasa sunnah, seperti puasa Senin dan Kamis, puasa ayyamul biiydh, puasa 6 hari bulan Syawwal dan seterusnya, tidak membutuhkan tabyitunniyah. Sehingga asalkan seseorang belum sempat makan dan minum sejak pagi, lalu tiba-tiba terbetik keinginnan untuk berpuasa, dia bisa langsung berpuasa. 

Langsung saja berikut doa niat puasa ramadhan:

نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانَ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالى

"Nawaitu sauma ghadin an'adai fardi syahri ramadhana hadzihisanati lillahita'ala"

Artinya: "Sengaja aku berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu puasa pada bulan Ramadhan bagi tahun ini karena Allah Taala"

Sedangkan untuk doa niat buka puasa sebagai berikut:

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

"Allahummalakasumtu wabika aamantu wa'alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin"

Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki-Mu aku berbuka, Maha besar Allah yang maha pemurah lagi maha penyayang."
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Doa Niat Puasa Ramadhan 1436 Hijriah"

 
Back To Top