Sabtu, 30 Mei 2015


houston mesothelioma lawyers mesothelioma attorneys los angeles malignant mesothelioma pleural rate survival delaware mesothelioma lawyers asbestos attorneys philadelphia missouri mesothelioma lawyers mesothelioma lawyers houston asbestos lawyers los angeles illinois mesothelioma lawyers houston mesothelioma attorney colorado mesothelioma lawyers mesothelioma attorneys san diego georgia mesothelioma lawyer asbestos law suits mesothelioma attorneys california california mesothelioma attorneys detroit personal injury attorney student loan consilidation fort worth dwi lawyer tennessee mesothelioma lawyer diffuse malignant pleural mesothelioma irs debt attorney applied foundation mesothelioma research dallas dwi lawyers oklahoma city personal injury attorney mesothelioma lawyers california hawaii car accident lawyer houston dwi attorney mesothelioma applied research foundation houston mesothelioma mesothelioma houston michigan personal injury lawyer ca car donations car donations ca california mesothelioma lawyers wrongful death attorney los angeles illinois mesothelioma attorney dui attorneys los angeles los angeles dui attorneys college student loan consolidation mesothelioma washington attorney washington mesothelioma attorney mesothelioma attorney ohio ohio mesothelioma attorney georgia mesothelioma lawyers colorado mesothelioma attorneys asbestos law firm oklahoma personal injury attorney colorado accident lawyers michigan personal injury attorney

Sanksi FIFA Untuk Indonesia Per 30 Mei 2015

Hari ini sangat ramai diperbincangan di berbagai media, baik itu media online ataupun offline mengenai keputusan FIFA menjatuhkan Sanksi ke Indonesia. Seperti yang saya dengar di salah satu televisi swasta bahwa La Nyalla Mattalitti, sebagai Ketua PSSI mengutarakan jika Indonesia sudah dijatuhi sanksi FIFA per tanggal 30 mei 2015. Dalam keputusan itu, PSSI meminta tanggung jawab kompetisi dan Timnas dikembalikan ke PSSI dan meminta PSSI bebas intervensi dari Kemenpora. Dampak dari keputusan ini sebagai berikut:

-Sanksi berlaku hingga waktu yang tidak bisa ditentukan atau bisa dibilang hingga Kemenpora mencabut SK pembekuan PSSI
-Semua aktivitas sepak bola di Indonesia dihentikan.
-Timnas dan klub tidak diperbolehkan ikut kompetisi Internasional. 
-Hanya kompetisi Sea Games 2015 saja yang diperbolehkan.
-Pemain Indonesia yang bermain di luar negeri dan Pemain Luar Negeri yang bermain di Indonesia jika masih dalam kontrak masih tetap bisa dilanjutkan, namun jika ada kontrak baru itu tidak diperbolehkan.
-Rencana sebagai tuan rumah kompetisi ADD U-16 dan U-19 hilang sudah/dibatalkan.
-Tim luar negeri tidak bisa masuk ke Indonesia. Pelatihan-pelatihan yang diberikan dari FIFA seperti pelatihan pelatih dan sebagainya ke PSSI semua dihentikan.

Ini jelas menjadi kompetisi terakhir untuk Indonesia dan sebagai perwakilan dari Indonesia di Sea Games 2015, Timnas U-23 haruslah berjuang dan menunjukkan kepada masyarakat Indonesia bahwa sepakbola indonesia masih bisa diperhitungkan di kancah internasional. 

Berita ini jelas sangat merugikan persepakbolaan indonesia. Saya sendiri termasuk salah satu penyuka sepakbola di Indonesia. Saya sangatlah kecewa dengan keputusan ini sebenarnya. Banyak pemain, pelatih dan wasit yang akhirnya sementara 'nganggur'. Mereka hanya bisa aktif di kompetisi 'tarkam' di desa-desa, kecamatan hingga kabupaten. Ironis sekali.

Berikut ini adalah surat dari FIFA:



Sementara bapak presiden, Joko Widodo ketika menanggapi berita ini mengutarakan bahwa pesepakbolaan di Indonesia perlu pembenahan total karena prestasi sepakbola Indonesia masih belum berkembang. Pembenahan total yang seperti apa? Saya pun kurang tahu. Kita doakan saja pesepakbolaan Indonesia bisa berkembang kedepannya. :D


EmoticonEmoticon